Sri Mulyani Sebut Perang Dagang Bikin Pengusaha Tunda Investasi -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Sri Mulyani Sebut Perang Dagang Bikin Pengusaha Tunda Investasi

@KontenTerkini
Selasa, 16 Juli 2019

KONTENTERKINI.COM -  Institute For Development Of Economics and Finance (INDEF) memaparkan, perang dagang berdampak signifikan terhadap tidak efisiennya kegiatan investasi. Berdasarkan datanya, nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia pada 2016-2018 masih berada di angka lebih dari 6. Angka tersebut sangat jauh dari nilai ICOR pada 2008 yang berada di angka 3,7.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, perang dagang telah membuat para pelaku usaha mulai menunda investasi. Sri Mulyani menuturkan, pelaku usaha sangat berhati-hati setelah melihat ketidakpastian global yang diakibatkan dari perang dagang.

“Jadi, kalau global economic environment menjadi lemah memang akan mempengaruhi atau memperlemah minat investasi dimana-mana,” katanya dalam acara diskusi INDEF bertajuk ‘Tantangan Investasi di Tengah Kecamuk Perang Dagang’ di Jakarta, Selasa (16/7).

Sri Mulyani mengatakan, perang dagang membuat perekonomian dunia mulai melemah, terutama pada rantai pasok dunia (global supply chain). Itu berarti, semua hal yang bergantung dalam ekspor ikut melemah.

Berdasarkan catatan INDEF, perang dagang tidak menguntungkan bagi ekspor Indonesia. Perang dagang antara dua negara adidaya, Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, berdampak terhadap penurunan ekspor 0,24 persen.

Hal yang sama juga terjadi di AS dan Tiongkok dengan penurunan masing-masing sebesar 8,2 persen dan 7,09 persen. Penurunan ekspor AS utamanya disebabkan karena menyusutnya ekspor ke Tiongkok, demikian juga sebaliknya.

“Dalam hal ini muncul apa yang disebut less optimism terhadap capital flow atau aliran modal,” terang mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.

Dari situ, kata dia, akan mempengaruhi keputusan investasi dari para pengusaha. Pasalnya, dunia usaha akan mulai berhitung untuk mengurangi dampak dari pelemahan ekonomi global akibat perang dagang.

“Pengusaha itu membuat keputusan based on kalkulasi mikro perusahaan, tapi juga based on environment yang dihadapi,” tukasnya.

Sumber : Jawa Pos

__________________
Ikuti kami di FANSPAGE, klik : facebook.com/KONTENTERKINI
Baca Juga