KPU Jabar soal Upload C1 Lambat Baru 29%: Server Sering Naik Turun -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

KPU Jabar soal Upload C1 Lambat Baru 29%: Server Sering Naik Turun

@KontenTerkini
Senin, 29 April 2019


KONTENTERKINI.COM - Proses input data C1 wilayah Jawa Barat tertinggal dibandingkan dengan wilayah lainnya yang mayoritas sudah lebih dari 50 persen. Jawa Barat masih berada di kisaran 29,7 persen, sedangkan Jawa Tengah sudah berada di angka berada di angka 61 persen. Data tersebut diperoleh dari update KPU pukul 12.45 WIB.

Ketua KPU Jawa Barat Rifqi Ali Mubarok mengatakan, para petugas yang berada di tingkat kabupaten dan kota masih berupaya untuk melakukan input sekaligus scan data. Dia pun memastikan, tidak ada kendala dalam proses penginputan.

"Lagi proses, enggak ada kendala. Kita sudah di tingkat kota dan kabupaten sudah melakukan proses input data dan scan," kata Rifqi melalui sambungan telepon, Senin (29/4/2019).




Namun demikian, Rifqi menyebut, lambatnya input data kemungkinan disebabkan oleh server yang sibuk. Keluhan ini memang disampaikan KPU lain, meski mereka berhasil menginput data secara maksimal.

"Kelihatannya mungkin server yang Jawa Baratnya seringkali turun-naik. Bisa jadi server KPU RI atau KPU Jabar," ujar Rifqi.

Walaupun server terkadang naik-turun, Rifqi memastikan, proses input data terus berlangsung dan tiap harinya terus mengalami peningkatan.

"Tapi itu terus berjalan dan tidak berhenti. Cuma masalah kecepatan saja," tutur Rifqi.




Rifqi menambahkan, kecepatan proses input data bergantung kepada sistem. Namun, dia menegaskan, pihaknya mencanangkan target input data di Jabar bisa mencapai 40-50 persen pada pekan ini.

"Tapi tergantung sistem. Ya, kita upayakan minggu ini selesai di angka 40 sampai 50 persen," ungkap Rifqi.

Adapun terkait salah input C1 ke dalam Situng, Rifqi mengatakan pihaknya sudah melakukan koreksi. Dia mencatat, sejumlah wilayah yang sempat melakukan kesalahan di antaranya Depok, Kabupaten Bandung, dan Bogor.

"Yang sudah dikoreksi itu kan Depok, Kabupaten Bandung, Bogor juga sudah. Semuanya sudah dikoreksi kan kesalahannya," tandas Rifqi.




Sumber : Kumparan
Baca Juga