Ajakan Boycot Kembali Menguat Pada Produk Zionist Di Seluruh Dunia

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Ajakan Boycot Kembali Menguat Pada Produk Zionist Di Seluruh Dunia

@KontenTerkini
Selasa, 03 Desember 2019



KONTENTERKINI.COM - Beredar di sosial media ajakan untuk menolak produk dagang yang mendukung terorisme Zionist. Ratusan produk zionist telah menjadi perangkap dan mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya untuk pembangunan dan mempersenjatai zionist israel.

Pada tahun 2012 silam, Syaikh Yusuf Qardhawi telah mengeluarkan fatwa HARAM dan mengajak 'GERAKAN BOIKOT PRODUK ZIONIS ISRAEL & Amerika.

Berikut pernyataan fatwa haram Syaikh Yusuf Qardhawi :

Kendaraan untuk mendukung mereka (rakyat Palestina) adalah boikot penuh terhadap barang-barang musuh. Tiap riyal, dirham, atau mata uang lainnya dipakai membeli produk mereka dan ternyata menjadi peluru-peluru ditembakkan ke jantung warga dan anak-anak Palestina. Atas alasan ini, wajib buat tidak menolong mereka (musuh-musuh Islam) dengan membeli barang-barang mereka.

Membeli buatan mereka berarti menyokong tirani, penindasan, dan agresi. Membeli barang-barang dari mereka akan bikin mereka kuat, kewajiban kita adalah membuat mereka lemah.

Kita wajib memperkuat perlawanan saudara-saudara kita di Tanah Suci (Palestina) semampu kita. Jika kita tidak mampu menguatkan saudara kita, kita wajib melemahkan musuh kita. Kelemahan mereka tidak terwujud tanpa melalui boikot, kita harus memboikot mereka.

Barang-barang Amerika persis produk Israel juga haram. Dilarang pula mengiklankan produk mereka. Amerika sekarang seperti Israel kedua. Mereka mendukung penuh rezim Zionis. Perebut kekuasaan tidak bisa melakukan ini tanpa dukungan Amerika.

Kekerasan dan penindasan Israel menggunakan uang, senjata, dan veto Amerika. Amerika telah mendukung Israel berpuluh-puluh tahun tanpa balasan, hukuman, atau protes dari dunia Islam.
Kini waktunya bagi umat Islam mengatakan tidak terhadap Amerika, perusahaan, atau produk-produk mereka yang menguasai pasar kita. Kita makan, minum, pakai, dan mengendarai apa saja buatan Amerika.


Sulit Mencari Produk Pengganti  

Rokok & penjajahan Palestina sangat berkaitan, menurut DR. Stephen Carr Leon yang pernah meneliti tentang pengembangan kualitas hidup orang orang Yahudi. Mereka memiliki hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa NIKOTIN akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi “gen” atau keturunannya.

Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh”atau“dungu”. Jadi sekali lagi, jika penghasil rokok terbesar di dunia ini adalah orang Yahudi, tetapi yang merokok bukan orang Yahudi. Lalu siapakah yang kemudian menjadi konsumen asap-asap rokok buatan Negara Zionis itu ? Anda, teman anda, orangtua anda, atau anak kita ?
Philip Morris, pabrik rokok terbesar di Amerika menyumbangkan 12% dari keuntungan bersihnya utk Yahudi menjajah Palestina. Saat ini jumlah perokok di seluruh dunia mencapai angka 1,15 milyar orang, jika 400 juta diantaranya adalah perokok Muslim, berarti umat muslim menyumbang 35% dari jumlah perokok dunia.

Ikut serta pembebasan Palestina, berhentilah merokok. Pengusaha muslim berhenti menjual rokok & memproduksi rokok.

Memang untuk meninggalkan 100% tidaklah mudah, karena sudah masuk kedalam toko, kios dan gerai waralaba seperti Alfamart, Indomart dan supermarket seperti Carrefour, Giant, Hypermart dan lainnya itu bukan berdiri sendiri, melainkan dengan bantuan dana triliunan rupiah untuk memasarkan melalui iklan di televisi, koran, tabloid dan media internet seperti website, facebook, twitter hingga online ads di situs berskala nasional.



Seorang praktisi Media Placement / Buying Director di sebuah perusahaan periklanan menyatakan, "tahun 2012-2013 silam, budget untuk pasang iklan dari Unilever di Indonesia itu sekitar Rp 2 triliun, tapi pendapatannya bisa Rp 4 - 5 triliun/tahun. " demikian ujarnya yang juga mantan ketua Remaja Islam Sunda Kelapa (Riska).

Cara untuk memboikot memang tidak sulit, namun kita harus mencari produk muslim yang menjadi substitusinya, ini memang tidak banyak. Misalnya anak-anak kita tergoda karena iklan es krim, sulit rasanya mencari penggantinya, setidaknya hanya mengalihkan perhatian anak-anak kita saja. Tapi tentu itu bersifat sementara. Seperti aksi-aksi boikot sebelumnya.

sulit rasanya mencari penggantinya, setidaknya hanya mengalihkan perhatian anak-anak kita saja. Tapi tentu itu bersifat sementara. Seperti aksi-aksi boikot sebelumnya.

Tapi setidaknya kita mulai berpikir untuk membangun potensi ekonomi umat Islam di Indonesia, siapa berani?

Berikut adalah produk-produk zionist:



Coca-Cola
Tahun 1997, delegasi misi ekonomi Israel memberikan penghargaan Israel Trade Award pada Coca-Cola atas kesetiaan mereka memberi bantuan kepada negara itu selama 30 tahun. Coca-Cola juga menolak seruan Liga Arab untuk memboikot Israel.
Pada Februari 2002, Coca-Cola bekerja sama dengan friend of Israel menjadi sponsor ceramah tokoh Zionis, Linda Gradstein, di Universitas Minnesota.

Tahun 2002, Coca-Cola membangun pabrik di atas tanah milik Palestina yang dirampas Israel. Ini hadiah Israel atas sumbangan jutaan dolar Coca-Cola kepada mereka.

Produk yang masih berafiliasi dengan Coca-Cola adalah Dr Pepper, Fanta, Fruitopia, Kia Ora, Lilt, Sprite, Sunkist, dan Schweppes.

Johnson & Johnson
Tahun 1998, wakil perusahaan Johnson & Johnson, Roger S. Fineon, mendapat penghargaan Jubilee Award dari Perdana Menteri (PM) Israel, Benyamin Netanyahu. Penghargaan tertinggi ini diberikan atas dasar kesetiaan Johnson & Johnson memperkuat ekonomi Israel.

Nestlé
Satu perusahaan dengan Johnson & Johnson. Beberapa merek produk Nestlé yang dipasarkan di Indonesia antara lain Nestlé Dancow, Nescafé, Nestlé Milo, Nestlé Bubur Bayi, Kit Kat, Polo, Permen FOX, Maggie, dan Susu Cap Nona.



Revlon
Menurut majalah Forbes, sang pemodal perusahaan ini, Ronald Perelman, adalah seorang Zionis. Dia dikenal pendukung utama Zionis dan juga anggota The Simon Wiesenthal Center, kelompok ternama di dunia dan kerap mempromosikan Israel.

The Limited Inc
Pendiri, presiden, sekaligus CEO The Limited Inc, Les Wexner, adalah seorang Zionis. Dia menjadi Dewan Direktur Emet, media pro-Israel yang berfungsi memastikan bahwa semua media di Amerika tetap bias dan membela Israel.

Emet dalam bahasa Ibrani berarti “kebenaran”.

Satu grup dengan sayap bisnis mereka adalah Structure, Victoria's Secret, Bath & Body Works, Intimate, Lerener New York, The White Barn Candle, Express, Henri Bendel, NY & Company, Mast Industries.

Marks & Spencer
Sir Marcus Sieff, chairman M&S, menulis dalam sebuah buku bahwa tujuan perusahaan ini adalah membantu perkembangan ekonomi Israel (Management: The Marks & Spencer Way, Weidenfield & Nicolson, 1990). M&S mendukung Israel dalam bentuk dagang sekitar $233 juta per tahun (jerusalem Report, 5 Juni 2000).

Nokia
Manajer Umum Nokia, Lars Wolf, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Jerusalem Post, 4 Maret 2001, “Kami benar-benar berfokus pada israel dari semua sudut pandang karena kami memiliki proyek internal bernama Project Israel.”

Motorola
Perusahaan ini memasok kebutuhan militer Israel, mulai dari sistem bom, peluru kendali, sistem komunikasi militer, radar dan kamera pengintai, serta jaringan telepon seluler di seluruh permukiman Yahudi. Motorola mulai menanamkan modal sejak Israel merdeka pada 1948.

IBM
International Business Machines Corporation (disingkat IBM) dikenal memiliki hubungan dekat dengan Israel. Senior Vice President IBM, Ricciardi lawrence, dalam sebuah wawancara dengan koran Israel, The Jerusalem Post, mencatat bahwa perusahaan ini telah mempekerjakan 1.700 orang Yahudi. IBM merupakan tiga dari perusahaan yang dipuji dalam acara malam penghargaan demokrasi The American – Israel Friendship League (AIFL), 25 Juni 2001, yang diselenggarakan Ariel Sharon, seorang jenderal pembantai Shabra dan Shatila, Palestina.

Siemens

Selfirdges
Mereka mengimpor produk dari permukiman yahudi ilegal di Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan label Buatan Israel.

Starbucks
Produk dan perusahaan afiliasi: kedai kopi Starbucks (4.709 lokasi di seluruh dunia), Produk kopi, cokelat, es krim, dan biskuit Starbucks, Seattle Coffee Company in the United Kingdom with more than 60 retail locations (aquired 1998), Pasqua Inc., a San Francisco based coffee retailer in (aquired 1998), Hear Music, a San Francisco based music company (aquired 1999), Tazo®, a Portland, Oregon based tea company (aquired 1999).

Bos Starbucks Howard Shultz dikenal sebagai pegiat Zionis. kementerian Luar negeri Israel memuji dia lantaran propagandanya menyokong negara itu.

L'Oreal
Dianggap sahabat dekat Israel dan telah menanamkan investasi besar-besaran di Negara Yahudi itu. Kongres Yahudi Amerika telah menyatakan 'keputusannya' dengan perusahaan ini yang disebut-sebut sebagai 'teman hangat'. L'Oreal telah menetapkan Israel sebagai pusat perdagangan di Timur Tengah dan telah meningkatkan investasi dan manufaktur di negeri itu.

Masih satu grup adalah Giorgio Armani, Lancome, Biotherm, Garnier, Halena Rubinstein, Donna Karan, Vichy, Cacharel, Maybelline, Redken, La rocheposay, Carson.

Timberland
Bos Timberland Jeffrey Swartz mengunjungi Israel beberapa hari setelah pembantaian warga Palestina di Kota jenin, Tepi Barat, April 2002. Dia juga anggota dewan direksi Birtright Israel yang mengirim seribuan orang Yahudi ke Israel saban tahun. Dia giat dalam kegiatan pengumpulan dana bagi kepentingan negara Zionis itu.

Danone
Tahun 1998, Franck Riboud, yang berkebangsaan Israel, atas nama perusahaan Danone, menerima penghargaan Jubilee Award yang diberikan Perdana Menteri (PM) Israel, Benyamin Netanyahu. Danone Institute, sudah didirikan di Israel sejak Juli 1998.

Danone dikenal memiliki banyak merk air kemasan di seluruh dunia. Di Asia mereka tampil dengan merk Yilli, di Indonesia Aqua, di China ada Wahaha.

Masih satu grup dengan perusahaan ini adalah Biskuit Oreo, Ritz, dan keju Kraft.

Sara Lee
Produk dan perusahaan afiliasi: Hanes, Hillshire Farm, Playtex, Champion, Leggs, Jimmy Dean, Douwe Egberts, Sara Lee Bakery, Bryan, Dim, Ambi Pur, Ball Park, Bali, Superior Coffee, Just My Size, Kiwi, Maison Cafe, Aoste, Nur die, Pilao, Lovable, Outer Banks, Wonderbra, Sanex, Pickwick, Gossard, Body Mist, Brylcreem, Aqua Velva, Radox.

Mc Donald's
Menurut Chicago Jewish Community Online (situs web milik Dana Serikat Yahudi Chicago), Markas Besar Mc Donald's Corporation yang berpangkalan di luar Chicago, adalah mitra bisnis Serikat Dana Yahudi (Jewish United Fund-JUF) dan Federasi Yahudi (Jewish Federation).

Salah satu tujuan JUF adalah menjaga dukungan militer, ekonomi, dan diplomatik Amerika Serikat, mengawasi, bahkan jika mengontrol, pemberitaan media atas Israel.

Salah satu CEO Mc Donald's, Jack M. Greesberg, adalah anggota kehormatan Kamar Dagang dan Industri Amerika-Israel (Israel-America Chamber of Commerce).

Delta Galil Industries Ltd
Delta Galil, salah satu perusahaan tekstil Israel terbesar. Pendiri dan pemegang saham utama perusahaan ini, Dov Lautman, merupakan sekutu dekat Presiden Israel, Ehud Barak.

Jenis produk perusahaan ini adalah sepatu Nike, Reebok, Converse, Calvin Klein, Gap, Boss, Ralph Lauren, Banana Republic, Bauer, Wrangler, Redup, Old navy Dockers, Celio, J.Crewa, JC Penney, Caterpillar, Lou Riders, Pryca, Hema, Auchan, Lindex, Tchibo Tati, Kolombia. Toko pengecer perusahaan ini yang sudah mulai menjamur di Indonesia adalah Carrefour.

Philip Morris
Phillip Morris telah mendermakan 12% keuntungannya untuk Israel. Dengan rata-rata margin keuntungan sehari sebesar 10%, atau $80 juta sehari, maka $9.6 juta uang dari umat Islam diberikan kepada Israel.

Perusahaan raksasa rokok dunia asal Amerika Serikat itu kini mengambil 40% saham perusahaan rokok swasta nasional Sampoerna Tbk.

Produk-produk di bawah payung Philip Morris adalah Marlboro, Merit, L&M, Lark, Winston, Gold Cost, Côted'Or, Philadelphia, Polo, Milka, Malabar, Marabou, Prince, Benson & Hedges dan West.

Estée Lauder
Direktur Estée Lauder, Ronald Lauder, adalah salah seorang ketua konferensi Presiden Organisasi Yahudi-Amerika. Sekarang, ia menjabat presiden Dana Nasional Yahudi (Jewish national Fund).
Selain dikenal seorang Zionis, Ronald Lauder dikenal aktif di beberapa organisasi Yahudi, diantaranya The Conference of President of Major American Jewish Organitations, The Jewish national Fund, The World Jewish Congres.

Starbucks Cofee
Direktur Starbucks, Howard Shult, dikenal aktifis Zionis. Tahun 1998 dia diberi penghargaan Isarel 50th Anniversary Friend of Zion Tribute Award oleh Jerussalem Fund of Aish HaTorah.

Di saat banyak perusahaan lain mati-matian menarik diri dari Israel, Starbucks justru memutuskan menolong ekonomi Israel yang sedang krisis dan menanam modal untuk membuka counter Starbucks di Israel (Shalom Coffee Co).

Televisi Pro Zionist :

News Corporation
News Corporation adalah raksasa media milik Rupert Murdoch yang berinvestasi besar di Israel. News Corp adalah satu dari 3 perusahaan yang mendapat pujian atas dukungannya kepada Israel dalam America-Israel League Partners for Democracy Award Dinner 25 Juni 2001. Murdoch sendiri menjadi wakil penyelenggara acara tersebut

Group News Corp adalah Fox TV Network, 20th Century Fox Film, Fox Kids, Sky TV Network, dan Star TV Network, national Geographic (journal & TV), new of the World, the Sun, Independet Newspaper Ltd, Newsphotos, Sunday Herald, Sunday Mail, Amerika: The New York Post, Harper Collins Book Publisher, Ragan Books, Zondervan, Nursey World, Raskus, NDS, Mushroom Records, ChinaByte.com, Festival Records.

Time Warner Inc
Time Warner Inc dikenal sebagai perusahaan raksasa media. Wakil Direktur Time Warner, Kenneth Novack, pernah terang-terangan mengaku bahwa sangat menguntungkan bekerjasama dengan Israel.

Satu grup dengan Time Warner adalah TIME Magazine, Life Magazine, Time-Life Books, CNN (TV Network), Warner Bros, dan ICQ (Internet chat program).

Klub Sepak Bola Arsenal
Maret 2006, Innovative Minds dan lembaga HAM Islam (The Islamic Human Right Commision) melakukan kampanye memboikot klub sepak bola Arsenal (Arsenal Football Club) atas keterlibatannya dalam mempromosikan Israel sebagai tempat tujuan wisata.

Bahkan penelitian HerbertKrugman menyatakan bahaya #kartelmedia di televisi, orang tua harus mewaspadai apa yang disebut program #MindControl -Pengendalian Pikiran.

Dari penelitian HerbertKrugman dapat dilihat bagaimana dampak menonton televisi meskipun hanya 30 detik namun efeknya akan mengubah dominasi gelombang Beta (analitis / kesadaran) menjadi gelombang Alfa (tidak kritis / mudah di arahkan)

Sebagai orang tua, sejenak anda bayangkan kalo anak anda nonton bioskop selama 90 menit atau konser musik selama 2 jam? Atau banyak remaja dan pria paruh baya menghabiskan berjam-jam di depan layar komputer untuk melihat situs porno! Bisa anda bayangkab bagaimana menurunnya sikap atau apatisnya mereka pada isu-isu keagungan akhlak Islam?

Akhirnya stigma fitnah yang dibangun justru menguntungkan pihak lawan agar publik tidak usah berpikir neko-neko, cukup duduk manis nonton TV nya sambil mengucapkan prihatin.
iga surat kabar terbesar di dunia juga kepunyaan Yahudi, yakni the New York Times, the Wall Street Journal, dan the Washington Post. Ketiga koran ini menentukan mana layak berita atau tidak di tingkat nasional dan internasional.

1. AOL Time Warner

 


Pemiliknya adalah juragan media Yahudi Gerald Levin. Konglomerasi ini menguasai 12 perusahaan, Warner Bros, Hanna-Barbera Cartoons, dan bioskop multipleks di 12 negara termasuk 29 televisi berbayar beroperasi mulai dari Polandia hingga Brasil, termasuk CNN dan Time Warner Cable dengan 13 juta pelanggan di seantero Amerika Serikat. AOL Time Warner juga menerbitkan 33 majalah, termasuk Time dan Forbes, dengan 120 juta pembaca.

2. The Walt Disney Company

Pemiliknya adalah Michael D. Eisner, juga seorang Yahudi. The Disney Channel beroperasi di delapan negara dan ESPN siaran mereka mencakup 165 negara di Asia, Eropa, dan Amerika Latin. Mereka mempunyai sejumlah tempat hiburan Disneyland di sejumlah negara.



3. News Corporation 



Pemilik Rupet Murdoch. Perusahaan memiliki televisi kabel FOX News dan jaringan FOX TV, terbesar di seantero Amerika Serikat dengan 22 stasiun. Mereka juga mempunyai surat kabar the New York Post di Amerika, the Times, the Sun, dan the News of the World di Inggris.

4. Bertelsmann AG

Perusahaan induk ini milik Dr Thomas Middlethof. Yang menarik, Bertelsmann cabang Jerman sejak 1921 merupakanpenyumbang dana terbesar buat pasukan elite Nazi, SS (Schutzstaffel) berarti skuadron pelindung. Mereka juga menjadi pencetak seluruh dokumen selama rezim Adolf Hitler berkuasa.



5. Viacom

Pemiliknya adalah Sumner Redstone lahir dengan nama Murray Rothstein.



6. Vivendi Universal 

Pemiliknya Jean Marie Messier. Konglomerasi ini untuk menyaingi AOL Time Warner.

Sumber : Voa Islam

Ikuti kami di FANSPAGE, klik : facebook.com/KONTENTERKINI
Follow Kami di INSTAGRAM, klik : www.instagram.com/kontenterkini/
Baca Juga